Talent Management

Ermenegildo Zegna dan Pengelolaan Talenta dalam Perusahaan Keluarga

Dalam sebuah wawancara, Ermenegildo Zegna, Direktur Ermenegildo Zegna (nama keduanya kebetulan sama, selanjutnya nama perusahaan disebut Zegna), sebuah rumah mode mewah yang bermarkas di Milan, Italia, menceritakan suka duka menjadi pemimpin perusahaan yang didirikan tahun 1910 oleh kakek buyutnya itu.

Mewujudkan Keadilan dalam Perusahaan Keluarga

Henry Sy Jr, yang saat ini menjabat sebagai Vice Chairman SM Investments Corporation (SMIC), pernah mengungkapkan keyakinannya akan pentingnya bersikap baik dan berlaku adil terhadap setiap orang guna meraih dan menjaga kesetiaan pelanggan. Ia mengatakan bahwa berbuat baik tidak semata-mata

Perjalanan Joyce Chou dalam Mengelola Sabrina Fashion: Tantangan, Peran Senior, dan Succesion Planning

Di usianya yang ke-44, Joyce Chou seolah masih tak percaya dirinya menduduki kursi pimpinan perusahaan keluarga yang dirintis orang tuanya. Padahal, tadinya ia tidak berencana bergabung dengan perusahaan orang tuanya. Ia bahkan sama sekali tidak tertarik. Kedua orang tua Joyce

Transformasi Valley Fruit: Menyatukan Tradisi Keluarga dengan Keahlian Eksekutif Profesional

Marty Verbrugge, pendiri Valley Fruit, perusahaan keluarga asal Wapato, Washington, Amerika Serikat (AS) yang bergerak dalam bisnis buah-buahan, baru-baru ini memutuskan untuk merekrut seorang eksekutif dari luar perusahaan. Menurut Verbrugge, keluarganya senantiasa terbuka untuk melakukan perubahan, termasuk menerima seseorang dari

Generasi Muda dan Perusahaan Keluarga: Memilih Karier atau Melanjutkan Warisan?

Kenny Yap, Direktur Qian Hu Corporation Limited (Qian Hu), sebuah perusahaan penghasil ikan hias yang berbasis di Singapura, dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa  generasi muda perlu diberikan kebebasan untuk memutuskan apakah akan bergabung dengan perusahaan keluarga atau tidak. Kenny, yang

Membangun Warisan Bisnis Keluarga: Menarik Generasi Muda dengan Pendekatan Modern dan Inspiratif

Setiap pemilik bisnis keluarga (family business) pastilah menghendaki anak-anaknya kelak meneruskan bisnis yang dirintis dengan susah payah. Namun, banyak dijumpai anak-anak enggan meneruskan bisnis keluarganya. Mereka lebih memilih untuk menapaki jalan hidup yang berbeda, lepas dari bisnis orangtuanya. Banyak alasan