For a long time, many family businesses have viewed succession not as a strategic decision, but as a predetermined fate. The logic seems simple: the business belongs to the family,
For a long time, many family businesses have viewed succession not as a strategic decision, but as a predetermined fate. The logic seems simple: the business belongs to the family,
Bisnis keluarga umumnya memiliki nilai dan budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Meski demikian, tiap generasi tidak jarang memiliki visinya masing-masing. Masalah timbul tatkala visi yang berbeda ini harus disatukan. Kegagalan mengatasi masalah ini akan menimbulkan benturan
Eva Fischer Hansen saat ini menjadi salah satu anggota dewan direksi Brunata, perusahaan asal Denmark penyedia sistem pengukuran penggunaan energi bagi rumah dan bangunan. Di tengah melambungnya harga-harga sumber energi, produk-produk semacam ini memang menjanjikan keuntungan. Brunata didirikan oleh ayah
Dalam sebuah wawancara, Dhanin Chearavanont, CEO dan Chairman Charoen Pokphand (CP), pernah mengatakan bahwa CP tidak perlu menempatkan anggota keluarga dalam unit-unit bisnisnya yang telah sukses. Kesuksesan unit-unit bisnis CP adalah berkat manajer-manajer andal yang berasal dari luar keluarga. CP
Berdasarkan hasil sebuah survei, terungkap bahwa dalam perusahaan keluarga, kompetensi dan kinerja bukanlah faktor dominan penentu kompensasi yang diterima anggota keluarga. Ada faktor-faktor lain yang menjadi pertimbangan, semisal keputusan pemilik/pendiri perusahaan, kedekatan hubungan kekeluargaan, kepemilikan saham, dan kemampuan perusahaan. Hal
Barangkali tidak banyak yang mengetahui sejarah Krating Daeng, minuman energi yang terkenal itu. Minuman ini dikembangkan oleh Chaleo Yoovidhya, pengusaha asal Thailand. Minuman ini sebagian besar dijual di Asia meski dapat juga ditemukan di negara-negara non Asia semisal Austria, Denmark,
Chou Chen Ngok, Chairman Popular Holdings (selanjutnya disebut Popular), pernah mengungkapkan bahwa dirinya wajib berada pada barisan paling depan dalam menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan dalam perusahaanya. Ia mendambakan terciptanya “budaya kewirausahaan dalam perusahaan (Corporate Entrepreneurial Culture)” di Popular, serta mengharapkan semua





